Friday, June 27, 2014

Indonesia Ekspor 5000 Unit Avanza ke Negara Arab

Dapat berita menarik dari liputan6.com mengenai Ekspor Mobil Avanza dari Indonesia ke Negara - negara arab sampai 5000 unit. Berikut beritanya :

Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf
Masyarakat Indonesia patut berbangga, sebab negara ini sudah menjadi basis produksi kendaraan. Hal ini dibuktikan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berhasil memperluas pasar ekspor kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) andalannya yaitu Avanza ke Timur Tengah.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan peresmian ekspor perdana Avanza yang dilaksanakan di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu di kawasan Sunter pada Senin (16/6/2014) ini.

"Perluasan pasar ekspor Avanza ke Timur Tengah ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global produk ADM sekaligus keberhasilan koordinasi Grup Toyota," ujar Sudirman MR, Presiden Direktur ADM.

Sesuai rencana, PT TMMIN tahun ini akan mengirim sejumlah 5.000 unit Avanza ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dalam bentuk Completely Built Up (CBU) untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan MPV di sana.

Sejak produksi perdana pada akhir 2003 hingga Mei 2014 yang lalu, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit untuk diekspor ke 44 negara yang tersebar di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Proses perakitan yang dilakukan di pabrik Sunter dan Karawang ini telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487 ribu orang termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.

"Toyota Indonesia melakukan ekspor untuk pertama kali pada 1987 dengan mengandalkan model Kijang Super ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, lebih dari 70 negara yang berada di Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Kepulauan Karibia menjadi tujuan ekspor Toyota Indonesia," ujar Made Dana Tangkas, Direktur PT TMMIN.

Made memaparkan kalau negara-negara tujuan eksport dari Avanza tersebut adalah ke Saudi Arabia, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yaman, Bahrain. Apalagi, masyarakat di kawasan Timur Tengah sangat menggemari kendaraan buatan Indonesia karena kualitasnya yang tinggi.

Keberhasilan membuka pasar baru Avanza ini semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan yang diproduksi oleh Grup Toyota di Indonesia. (Ysp/Nrm)
(Nurmayanti) - See more at: http://otomotif.liputan6.com/read/2063829/indonesia-lempar-5-ribu-unit-avanza-ke-jazirah-arab#sthash.mhNtO3hg.dpuf

No comments:

Post a Comment